Alat-Alat Kedokteran Digital Dan Analog
ALAT-ALAT KEDOKTERAN DIGITAL DAN ANALOG
Definisi digital dan analog
Analog
Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu,
yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/
karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan
frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus
memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase. Amplitudo
merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog. Frekuensi adalah
jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
Digital
Digital berasal dari kata Digitus, dalam bahasa Yunani berarti jari
jemari. Apabila kita hitung jari jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh
(10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0, oleh karena
itu Digital merupakan
penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri
dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Semua sistem
komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya. Dapat disebut juga
dengan istilah Bit (Binary Digit).
Alat-alat
kedokteran digital dan analog
1. Tensimeter
·
Tensimeter
annual/analog
Alat pengukur darah manual biasanya menggunakan
bahan pompa, dilengkapi dengan selang yang panjang dan alat pompa untuk
mengukur keakuratan dan kondisi tekanan darah. Selain itu juga alat pengukur
darah yang menggunakan bantalan dan didalamnya biasanya ada air raksasa hal ini
tentu sangat berfungsi dalam menentukan dan mengontrol tekanan darah, namun
cara penggunaannya sama yaitu di pompa.
·
Tensimeter
digital
Alat pengukur tekanan darah digital ini
dirancang khusus untuk mengetahui kondisi tekanan darah, selain dilengkapi
dengan berbagai indicator untuk tekanan darah, detak jantung, gerakan tubuh
dll. Tekanan darah digital juga tergolong lebih gampang digunakan karena alat
ini simple dan dapat digunakan oleh sendiri menggunakan tangan sebelah sehingga
hasil tekanan darah anda dapat dilihat melalui angka pada monitor berupa
digital. Cara mengggunakan alat ini sangat mudah, anda tinggal menekan tombol
dengan mudah.
2. Thermometer
·
Thermometer
digital
Termometer digital adalah sebuah termometer yang mana hasil
pengukuran yang di dapat ditampilkan dalam bentuk angka sehingga lebih cepat
dibaca.
Kelebihan
termometer digital:
1. Termometer
digital bisa digunakan untuk mengukur suhu yang cukup tinggi, bahkan bisa
digunakan untuk mengukur suhu yang sangat tinggi
2. Termometer
digital memiliki tingkat keamanan yang lebih baik.
Kekurangan
termometer digital:
1.
Harga dari termometer digital cukuplah mahal.
2.
Termometer digital lebih sulit dibuat.
3. Termometer digital memiliki ukuran dimensi yang cukup besar.
3. Termometer digital memiliki ukuran dimensi yang cukup besar.
·
Thermometer
analog
Kelebihan thermometer analog:
1.
Termometer analog memiliki harga yang jauh lebih murah
dibandingkan dengan termometer digital
2.
Termometer analog sangat mudah disimpan untuk waktu yang cukup
lama
3.
Penggunaan termometer analog tidak membutuhkan arus listrik
ataupun baterai
Kekurangan thermometer analog:
1. Apabila tidak ditangani dengan perlakuan
yang cukup baik, termometer analog mudah pecah
2. Termometer analog tidak bisa digunakan
untuk mengukur suhu yang amat tinggi
3. Kecepatan pengukuran dan respon dari termometer analog
cukup lambat
3.Timbangan
Timbangan
Digital dan Manual mempunyai banyak sekali perbedaan, baik dari segi fisik
maupun fungsinya. Masing-masing timbangan mempunyai keunggulan dan kekurangan
masing-masing. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan antara Timbangan Digital
dengan Timbangan Manual.
·
Timbangan analog (manual)
Kelebihan
Timbangan Manual:
1. Lebih simple karena tinggal memasukkan benda
2. Banyak orang yang lebih paham menggunakan timbangan
manual daripada digital
3. Dapat menimbang benda dengan jumlah banyak
Kekurangan
Timbangan Manual:
1. Lebih berat dari timbangan digital
2. Tidak akurat,
kadang-kadang meleset dari berat sebenarnya
3. Tidak dapat
menimbang benda yang lebih kecil
·
Timbangan digital
Kelebihan
Timbangan Digital:
1. Hasil lebih akurat dibandingkan dengan timbangan
manual
2. Lebih banyak variasi sesuai dengan kebutuhan mulai
dari mengukur bumbu masak sampai emas
3. Desain timbangan digital lebih bagus dan terkesan
modern
Kekurangan
Timbangan Digital:
1. Lebih sulit digunakan untuk orang yang tidak tahu
teknologi
2. Membutuhkan energi listrik dari PLN dan Baterai. Jika
listrik mati maka timbangan tidak bisa digunakan
3. Harganya mahal dan jika rusak maka harus diperbaiki
oleh tukang service timbangan
Sumber:
https://www.timbanganindonesia.com/news_and_event/detail/283/perbedaan-antara-timbangan-digital-manual.html
Comments
Post a Comment